Selasa, 01 Desember 2009

layanantawassuldando'a


LAYANAN DO`A DAN TAWASSUL
Berdo`a itu sangat penting bagi kehidupan manusia, sebab menurut Rosulullah do`a itu menjadi otak nya ibadah, sedangkan ibadah kepada Allah itu merupakan tugas pokok dalam kehidupan manusia. Ingat Allah SWT telah berfirman dalam Al-qur~an
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ ..... الاية

Tak akn aku ciptakan Jin dan manusia melainkan agar beribadah kepadaku..

Rosulullah SAW juga bersabda
لَيْسَ شَيْئٌ اَكْرَمَ عَلَى اللهِ مِنَ الدُّعَاءِ

“ Tak ada yang paling mulya menurut Allah selain do`a”.

Demikin pula orang yang tidak mau berdo`a kepada Allah resikonya pun besar sekali di antaranya
1. Berdosa / ma`siyat sebagai mana sabda Rosulullah
تََرْكُ الدُّعَاءِ مَعْصِيَةٌ

2. Allah marah kepadanya sebagai mana sabda Rosulullah
مَنْ لَمْ يَدْعُ اللهَ تَعَالَى يَغْضَبْ عَلَيْهِ

Untuk mendapatkan taufiq dalam beribadah atau memperoleh kesuksesan dalam kehidupan dunia akhirat seperti mendatangkan banyak rizqi (kekayaan yang berkah dan bermanfaat) kita harus selalu mengharapkan Fadlol Allah dengan bertaqwa dan berdo`a kepadanya, karena pada hakekatnya, kesuksesan, rizqi dan kekayaan akan datang dengan fadlol Allah. Tanpa fadlol Allah, manusia tidak akan bisa sukses. Oleh kerena itu, berdo`alah untuk mendapatkan fadlol / rizqi dari Allah, Insya Allah dengan berdo`a Allah akan memberikan apa yang kita inginkan. Amin.
Bahkan do`a yang mustajab bisa menolak atau merubah taqdir yang mu`allaq / goiru mubrom. Sebagai mana sabda Rosulullah Saw
لاََيَرُدُّ الْقَدْرَ اِلَّا الدُّعَاءْ. الحديث رواه ابن حبان
Tak ada yang bisa menolak takdir kecuali do`a.

Allah berfirman :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِي اَسْتَجِبْ لَكُمْ... الاية .المؤمن 60
Artinya
Tuhan kalian berkata : Berdo`alah kalian semua kepada Ku niscaya Aku mengabulkan do`a kalian.


واذا سالك عبادي عني فاني قريب. اجيب دعوة الداع اذا دعان. البقرة 186
Artinya
Bilamana hambaku bertanya tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan do`a orang yang berdo`a kepadaKu .

Rosulullah SAW. Bersabda
أُدْعُوا اللهَ وَاَنْتُمْ مُوْقِنوُنَ باِلْاِجَابَةْ وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ لاَيَسْتَجِيْبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

رواه الترمذى والحاكم عن ابى هريرة رضي الله عنهم
Artinya
Berdoalah kalian kepada Allah dengan penuh keyaqinan di ijabahi olehnya, ketahuilah Allah tidak akan mengijabahi doa dari orang yang hatinya lupa pada Allah dan tidak bersunggu-sungguh dalam berdoa.

Memperhatikan penjelasan di atas kita semua faham bahwa berdoa itu sangat penting, demikian pula mintak di do`akan oleh teman-teman karena doa dari teman- teman itu kadang-kadang lebih mustajab dari pada do`a kita.

Rabu, 25 November 2009

bimbingan manasik

PANDUAN IBADAH HAJJI DAN UMROH

Bagi jama`ah hajji gelombang pertama biasanya datang di Madinah lebih dulu karena itu Jamaah harus mengambil kesempatan sebaik-baiknya terutama melakukan Sholat Arbain secara berjama`ah di Masjid Nabawi dan wajib ber- Ziyarah ke Maqam Rosulillah shollallahu alaihi wasallam

CARA BERZIYARAH DI MAKAM ROSULILLAH SAW
1.    Memberikan salam kepada Rosulillah SAW.dengan seghot sbb.
السلام عليك ايها النبي ورحمة الله وبركاته
2.    Kemudian  membaca
يا خير الرسل ان الله انزل عليك كتابا صادقا قال فيه " ولو انهم اذظلموا انفسهم جاؤك فاستغفروا الله واستغفر لهم الرسول لوجدوا الله توابا رحيما" وقدجئتك مستغفرا من ذنبي مستشفعا بك الى ربي. يا خير من دفنت بالقاع اعظمه فطاب من طيبهن القاع و الاكم نفسي الفداء لقبر انت ساكنه فبه العفاف وفيه الجود و الكرم

masalah sosial

Penyerahan Hewan Qurban




Dokumentasi: Panitia qurban bersama pendiri IS’AD sedang menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat Desa Purworejo, Kec. Bonang. Kab. Demak. pada tanggal 27/11/2009.
Berikut daftar nama-nama orang yang ikut berqurban pada hari raya Idul Adha 27/11/2009. yang disalurkan lewat panitia qurban.
  1. Hj. Tukul (Nurhidayah).            1 ekor kerbau                                      
  2. H. Bisyri                                   1 ekor kerbau
  3. Muallim                                    1 ekor kambing           
  4. H. Matuni                                 1 ekor kambing
  5. Sholikah                                   1 ekor kambing
  6. Mintona                                    2 ekor kambing
  7. H. Mukhlis                               1 ekor kambing
  8. Ma’mun                                   1 ekor kambing
  9. H. Syafi’I                                 1 ekor kambing
  10. Imron                                       1 ekor kambing
  11. Masitun                                    1 ekor kambing
  12. Rustandji                                  1 ekor kambing
  13. Amari                                       1 ekor kambing
  14. Mukhlisin                                  1 ekor kambing
  15. Muhthofa                                  1 ekor kambing
  16. H. Mukhlisin                             1 ekor kambing
  17. Musyafa’ah                              1 ekor kambing
  18. Zubaidah                                  1 ekor kambing
  19. Haris                                        1 ekor kambing
  20. Deni Ahmad Efendi                   1 ekor kambing

masalah fiqhiah


Kemungkaran

         Kemungkaran adalah  sesuatu yang sangat membahayakan terhadap siapapun yang melakukannya.  kemungkaran juga jauh lebih membahayakan dan menghancurkan terhadap orang-orang yang mengetahuinya tetapi tidak melarangnya sekalipun mereka tidak melakukannya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.
الخطيئة اذا خفيت لا تضر الا صاحبها واذا ظهرت فلم تغير ضرت العامة.

                                     رواه الطبراني في الاوسط
Artinya
         Kesalahan (kemungkaran) jika masih samar (tersenbunyi) maka bahayanya dirasakan oleh pelakunya, tetapi jika sudah menyebar / diketahui orang lalu tidak di brantas maka sangat membahayakan orang umum (  yang melihatnya tetapi tidak melarangnya ) HR. Thabarani  

Apalagi jika kemungkaran sudah berkembang dimana-mana, maka adzab dan dampak negatifnya semakin besar dan kuat.   
Adapun dampak negative atau adzab yang ditimbulkan dari kemungkaran antara lain ialah:
!. Masyarakat di pimpin oleh orang-orang yang tidak baik, sementara orang-orang yang baik tidak dipercaya dan do`anya tidak mustjab.
     Rasulullah SAW. bersabda 
لتأمرن بالمعروف ولتنهون عن المنكر او ليسلطن الله عليكم شراركم فيدعو اخياركم فلا يستجاب لكم  رواه البزار والطبراني

Artinya
    Sungguh kalian perintah kebaikan dan mencegah kemunkaran atau Allah membiarkan kalian dikuasai orang-orang jelek kemudian orang-orang yang baik berdo`a tetapi tidak mustajab do`anya.  HR.  Bazzar dan Thabarani

2.  Mendatangkan adzab dimana-mana (secara merata)
      Rasulullah  Saw bersabda:
ان القوم اذا راوو المنكر فلم يغيروه عمهم الله بعقاب
رواه ابو داوود والترميذي وابن ماجه والنسائ

Artinya
 Sesungguhnya masyarakat yang melihat kemungkaran lalu tidak mencegahnya maka Allah meratakan siksaan kepada mereka.  HR  Abu  dawud, turmudzi, ibnu majah dan Nasa`i
3.   Menjadikan desa hancur sekalipun masih ada orang-  orang  yang shalih.  
وعن ابن عباس رضي الله عنهما قيل يا رسول الله   اتهلك القرية وفيها الصالحون ؟ 
قال نعم. قيل: بم  يا رسول الله ! قال بتهاونهم وسكوتهم  علي معاصي الله .
           
Artinya
         Diceritakan dari shohabat Ibnu Abbas RA. Bahwa suatu hari shahabat bertanya pada nabi: Wahai Rasulullah apakah suatu desa bisa menjadi hancur, sementara masih ada orang-orang shalih? Rasulullah menjawab: ya, bisa menjadi hancur. Sahabat bertanya lagi: Sebab apa ya Rosul? Rasulullah menjawab: sebab mereka menganggap gampang dan diam terhadap kema`siatan yang berkembang dimana-mana.

            Oleh karena itu Allah dan Rosulullah Saw  mewajibkan agar kita secara tegas mencegah dan memberantas  kemungkaran supaya tidak terjadi bahaya dan  kehancuran di mana mana.
Melihat perkembangan  zaman  di mana kemung-karan  berkembang di mana mana bahkan berkembang dalam beribadah atau  tempat tempat peribadatan  sementara masyarakat banyak yang tidak tahu  sehingga mereka terjerumus dalam kemungkaran yang menyebabkan hancurnya Negara kita, bangsa kita dan generasi  generasi kita maka  Alfaqir  mengajak  kepada teman teman seagama  sebangsa dan seperjuangan untuk berda`wah dan mencegah kemungkaran tersebut di atas sebagai langkah awwal Alfaqir   berusaha memenuhi anjuran dan perintah Allah dan Rosulullah Saw. melalui tulisan yang memperkenalkan kemungkaran yang harus di hindari dan di jauhi oleh masyarakat agar mereka tidak terus menerus terjerumus dan terseret  dalam kemungkaran yang sangat membahayakan sebagaimana di sebutkan dalam kitab  AN-NASHOIH
واول واجب عند مشاهدة المنكر التعريف والنهي باللطف والرفق والشفقة.
Artinya
           Kewajiban pertama kali bagi orang yang melihat kemungkaran adalah mengenalkan kalau itu adalah kemungkaran dan mencegah / melarang dengan cara yang halus, lembut dan penuh kasih sayang.

jama'ah al-wasilah

MUJAHADAH AL-WASILAH FI JALBIR RIZQI WAL-FADLILAH

Mujahadah ini adalah salah satu amalan yang diamalkan oleh para anggota jama'ah al-wasilah yang diselenggarakan di Musholla An-nur pada tiap tanggal 13 BulanQomariyyah dan juga diamalkan oleh para santri di pondok pesantren An-Nur Pesisir Purworejo, Kec. Bonang, Kab. Demak, pada setiap hari minggu pagi ba'da subuh.

Selasa, 24 November 2009

Susunan Kepengurusan Lembaga IS’AD

Pelindung : Presiden RI
Penasehat : K. Muhammad Ridwan
Pembina : K.H. Muhammad Afif Zuhri
Ketua Umum : K. Muhsin Zuhri
Ketua I : Endrizal. S.Fil. M.A.
Ketua II : K. Maftuh Abdurrohim
Sekretaris I : Ilayya Zidta Riyya, S. Th. I
Sekretaris II : Turmuzi
Bendahara I : Ilya Layumha, SS.
Bendahara II : Hj. Ainun Nadlirah AH

Koordinator Lapangan:
Kabupaten Demak:
1. K.H. Ali Syukron
2. H. Khodirin
3. K.h. Muwaffaq

Kabupaten Jepara
1. Ky. Ulil-Albab
2. H. Kasturi
3. Mufti

Kabupaten Kudus
1. Ky. Nasyruddin Spdi
2. H. Sukadar
3. Drs. Saifuddin

Kabupaten Pati
1. KH. Haris.
2. Waluyo
3. Eni Rahmawati Am. Kebid.

Kabupaten Purwodadi:
1. K.H. Khumaidi
2. M. Ghozali
3. Abdul Majid

Kabupaten Blora:
1. K. Abdul Kohar
2. K. Musyaffak
3. K. Basuki Rahmad

Kabupaten Banjar negara
1. Tuslam. Amd.
2. Naryo
3. Waryono

Kabupaten Wonosobo
1. Hasan Anwar
2. Shdiqin. ST
3. Sukirman

Kabupaten Tuban
1. Ky. Shoubari
2. Ky. Abdul qohhar
3. Ustd. Muhyiddin

Kabupaten Bogor Jawa barat.
1. Sofyan Yudiantho Spd.
2. Hj. Sa`iyah

Jakarta
1. Ky. Muhammad Adib
2. Musyafaah. AH

Kalimantan
1. Ainul yaqin.
2. Muhimmatul Khoiroh.
3. Hj. Siti Khoiriyyah

Sumatera
1. Nor Qosim
2. Abdullah Mansur
3. Sucipto.
4. Muhammad Wusqo


Alamat Lembaga IS’AD
Purworejo RT. 04/ RW. 04 Bonang, Demak, Jawa Tengah

No. Rek. Lembaga
Rek. Bank BRI. Cab. Demak. 0016-01-009232-50-0 atas nama YPI “Annur”
Rek. Bank BNI. Cab. Demak. 0030638425 atas nama Pontren “Annur”
Alamat Website: http://indonesiadamai-sejahtera.blogspot.com
HP: 081390656783 (K.H. M. Afifuddin Zuhri )
Telp: 082892606749 (Telp Kantor)

PROFIL PENDIRI IS'AD

Muhammad Afif Zuhri, lahir di Demak pada tanggal 11 April 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan formalnya di Perguruan Islam Khoiriyyah Hajen margoyoso Pati pada tahun 1983 dan telah lama mengikuti pendidikan agama di beberapa Pondok Pesantren di antaranya ialah PP AL-AMIN Babalan Wedung Demak. PP Al-falah Meranggen Demak PP Bustanutholibin Hajen Margoyoso Pati, PP Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. PP Darul-ulum alsyar`iyyah Cirebon dll.
Semasa kecilnya beliau sangat tekun dalam menuntut ilmu, berpuasa, berdzikir dan mencintai pelajaran pelajaran agama seperti nahwu, shorof, fiqih tauhi, tashowwuf dan lain sebagainya, sehingga panggilan ulama` nahwu atau jumhurul ulama` dari teman-temannya sempat singgah pada dirinya.
Ketekunan dalam berpuasa dan berdzikir serta kecintaannya terhadap ilmu-ilmu tersebut ternyata tak pernah pupus, karena di usia remajanya beliau lebih giat mendalaminya serta mengamalkannya dengan menulis ilmu nahwu, shorof dan ilmu ilmu hikmah sebagai awwal karya tulisnya. Maka tidak lah heran jika teman-teman dan guru-gurunya memanggilnya dengan panggilan Sekh, Syaikhuna atau Sibawaih yaitu seorang Ulama` yang terkenal kealimannya di bidang ilmu Nahwu dan Shorof. Panggilan-panggilan besar tersebut bukan tanpa alasan, sebab, sanjungan-sanjungan yang di berikan oleh teman bahkan guru beliau sendiri itu muncul karena keahliannya, kemustajaban do`anya dan seringnya mengarang berbagai macam kitab. seperti kitab nahwu, shorof, tauhid, fiqih, kitab kitab ilmu hikmah dll. Karena sistematisnya kitab kitab yang di susun oleh beliau, mudahnya di faham oleh anak-anak kecil membuat para ulama` dan kepala kepala Madrasah diniyyah di kabupaten Demak simpatik dan sepakat menetapkannya sebagai kurikulum Pondok Pesantren dan Madrasah diniyyah sekabupaten Demak baik di lingkungan Departemen agama maupun di lingkunga LP MA`ARIF / NU. Penghargaan demi penghargaan telah beliau terima dari keberhasilan beliau dalam menulis dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul di tengah masyarakat.
Selain berprofesi sebagai penulis, beliau juga aktif mengajar di Madrasah Aliyah NU 3 Ittihad Bahari, menyjadi konsultan ilmu hikmah dan menjadi guru thoriqoh qodiriyyah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren “ANNUR” Pesisir Purworejo Bonang Demak, Beliau juga aktif berorganisasi di masyarakat seperti: menjabat sebagai
1. Ketua IPPNU Ranting Purworejo Bonang Demak (Th 1985-1990)
2. Wakil Roìs suriyah NU ranting Purworejo Bonang 2 periode ( Th 1990-2000)
3. Rois suriyah NU, Ranting Purworejo Bonang 2 Periode ( Th 2000- 2010 )
4. Penasehat Yayasan Pendidikan NU: ITTIHAD BAHARI Purworejo Bonang Demak molai th 1999.
5. Ketua Yayasan Pendidikan Islam “ANNUR” Pesisir Purworejo Bonang Demak.molai th 1992
6. Pimpinan Jama`ah “AL-WASILAH” dan Mursyid / guru thoriqoh Qodiriyyah
7. Nadhir Masjid Jami` “BAITUR-ROHMAN” Kongsi Purworejo Bonang Demak molai Th 1986
8. Pendiri lembaga sosial kemasyarakatan INDONESIA SEJAHTERA AMAN DAN DAMAI (IS`AD) dan lain sebagainya.

Bentuk perhatian beliau dalam urusan agama beliau dedikasikan dalam bentuk karya-karya tulisnya antara lain ialah:
1. Al-Mabadi` Asshorfiyyah (Kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) Abi Baha` Demak 1995.
2. .Metode Praktis belajar dan memahami bahasa Al-qur`an ”Mizani” (Kurikulum Madrasah Aliyah Ittihad Bahari ) , YPI ANNUR, Demak ,2000.
3, Metode Praktis belajar membaca Al-qur`an dengan ”BAYANI” ( kurikulum TPQ ANNUR ) YPI ANNUR, Demak 1986.
4. Siir Tajwid Praktis (Kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) Abi Baha` Demak 1996.
5. Metode Praktis mentartil Al-qur`an dengan ”TARTILA”
6. Siir Tauhid Moderen (Terjemahan kitab Aqidatul awwam, kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) YPI ANNUR, Demak 1996.
7. Syi`ir Mu`taqod (Kurikulum Madrasah diniyyah salafiyyah Annur) YPI ”ANNUR Demak
8. Beografi Nabi Muhammad Saw (syiir berbahasa Indonesia dan siir berbahasa Jawa Abi Baha` Demak 1999)
9. Tata kramane wong luru Ilmu (Syi`ir Ni`mat berilm)
10. Syiir Ilmu Nahwu Praktis (Kurikulum Madrasah Diniyyah salafiyyah “ANNUR” )
11. Al-Amtsilatun Nahwiyyah Kurikulum Madrasah diniyyah salafiyyah “ANNUR” )
12. Al-Faidliyyah Fi Dzikri Thoriqotil Qodiriyyah Wan-naqsyabandiyah Wasyadziliyyah.
13. Al- Aurodul yaumiyyah fi tahsilil mawahibil-ladunniyyah
14. Jalbul-Arzaqil wasi`ah biqiroati surotil waqi`ah.
15. Dlou`ul-farsyi fi fadhoili du`ail `arsyi
16. Nailil qodr fittawassul bi Ahlil badr

Di masa dewasanya beliau sudah di kenal sepagai Ulama` salaf yang moderen, kreatif, aspiratif, responsif, inofatif dan kritis. Para santri dan para pengikutnya meyaqini bahwa beliau adalah sosok panutan yang bila di pandang dari sisi keilmuannya beliaau adalah seorang ilmuwan, bila di pandang dari sisi ibadah tampak beliau adalah ahli dzikir dan beribadah, di pandang dari sisi ide-idenya selalu muncul untuk membahagiakan ummat dan terbukti memberikan manfaat bagi mereka terutama kaum dluafa` .
Pada tahun 1985 beliau pulang dari pesantren, melihat sebagian besar masyarakatnya belum mengenal pendidikan agama terpanggillah beliau untuk mewujudkan pendidikan keagamaan yang mantab, lalu beliau mendekati orang-orang yang belum tahu tentang sholat serta mengenalkan dan mengajarkan sholat kepada mereka, setelah mereka tahu tentang sholat lalu beliau mengajaknya untuk membangun Musholla, maka terbentuklah Musholla ”ANNUR” lengkap dengan pengajian orang-orang tua setiap hari ahad.

Selasa, 08 September 2009

Profil IS'AD

TENTANG IS’AD
(Indonesia Sejahtera, Aman dan Damai)
Pengantar
Sesuai dengan namanya Indonesia Sejahtera, Aman dan Damai (IS’AD) merupakan sebuah lembaga sosial-keagamaan yang berperan ganda, di satu sisi berperan sebagai lembaga penelitian yang memberikan informasi yang akurat, informatif, serta berimbang tentang persoalan-persoalan sosial yang menimpa masyarakat Indonesia secara keseluruhan, sekaligus membuka ruang dialog bagi pemerintah untuk mempertimbangkan setiap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan menyangkut hajat hidup orang banyak.
Sebab, setiap kebijakan-kebijakan yang dilematis yang dikeluarkan oleh pemerintah yang menyangkut hajat hidup orang banyak langsung di respon oleh lembaga IS’AD dengan melakukan pengkajian-pengkajian ulang atas kebijakan tersebut dengan melibatkan para peneliti yang terdiri dari anggota IS’AD.
Selain berperan sebagai penengah sekaligus pemberi solusi dari persoalan masyarakat demi terciptanya sebuah masyarakat yang sejahtera, lembaga ini juga berperan sebagai wadah untuk membantu para anggota dan masyarakat Indonesia untuk mendekatkan diri kepada Allah, serta mendidik dan membina ummat agar memiliki keimanan, ketaqwaan dan ketenangan batiniah. Meningkatkan ukhuwwah Islamiyyah dan ukhuwwah wathoniyyah serta mewujudkan kegotong-royongan dalam melaksanakan ibadah dan ta`awun `alal birri wat taqwa. Membimbing dan mengarahkan ummat serta mendo’akannya agar mendapatkan keselamatan, kesuksesan dan kebahagiaan dunia Akhirat.
Peran yang kedua inilah yang menjadi fokus dari kegiatan yang dilakukan oleh IS’AD, dimana lembaga ini mencoba untuk memberikan solusi kepada jama’ahnya dalam menyelesaikan persoalan hidup yang terkait dengan masalah ’ubudiyyah kepada Allah, yang berujung kepada masalah persoalan kesulitan ekonomi, dimana persoalan kesulitan ekonomi ini seringkali membuat manusia lupa dan putus asa. Lupa karena terlalu asiknya mencari uang (kehidupan dunia), sedangkan putus asa ketika seseorang tidak lagi menemukan solusi atau cara untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
Persoalan-persoalan seperti di ataslah yang telah membuat masyarakat Indonesia pada khususnya mengalami tendensi moral, dimana mereka banyak lupa akan Tuhan mereka. Akibat dari tendensi moralitas inilah yang menyebabkan sebagian umat manusia menghalalkan segala cara demi mencapai kebahagian duniawi yang bersifat sementara ini. Akibatnya mereka tidak menemukan kepuasan batiniah yang hakiki, seakan-akan yang terjadi adalah hilangnya sifat berkah dari rizki yang di turunkan oleh Allah kepada mereka lantaran kurangnya rasa syukur.
Berangkat dari latar belakang di atas, maka lembaga IS’AD di Bentuk, dimana lembaga ini diharapkan nantinya mampu untuk menjawab sekaligus memberikan solusi dari persoalan-persoalan yang dihadapi oleh umat manusia dewasa ini. Pertama masalah tendensi moralitas yang berhubungan langsung dengan Allah sedangkan yang kedua masalah sosial yang berhubungan dengan masalah kesejahteraan masyarakat. Dimana sesuai dengan namanya Indonesia Sejahtera, Aman dan Damai (IS’AD).

Tujuan Pembentukan IS’AD
Tujuan dari pembentukan lembaga IS’AD ini adalah berangkat dari kegelisahan-kegelisahan para jama’ah setia Pondok Pesantren ”ANNUR” di bawah asuhan KH. Muhammad Afif Zuhri. Terkait dalam masalah tendensi moralitas masyarakat yang hidup di era konsumtif. Dimana masyarakat konsumtif di tandai dengan perlombaan dalam memenuhi kebutuhan hidup dunia mereka. Mereka seakan lupa akan tuajuan hidup yang hakiki. Dengan adanya perlombaan dalam memenuhi kebutuhan hidup tersebut, justru yang terjadi adalah terjerumusnya masyarakat ke dalam lubang hitam moralitas. Kesadaran mereka seakan tercerabut dari alam bawah sadar mereka, sifat-sifat religius yang merupakan jembatan penghubung antara khalik dengan makhluknya seakan terputus dan digantikan oleh sifat-sifat tamak, sombong dan angkuh. Sifat tolong-menolong antar sesama makhluk tuhanpun seakan menjadi ironi di tengah masyarakat yang katanya serba modern. Keberhasilan selalu dihitung dengan rumus ekonomi.
Melihat rentetan ilustrasi di atas seakan memberikan gambaran kepada kita bahwa begitu angkuh dan sombongnya umat manusia dewasa ini, mereka tidak mau lagi kenal dengan sesama manusia, sifat persaudaraan seakan menghilang bak di telan masa, apalagi menjalin hubungan dengan tuhan penciptanya. Maka cita-cita luhur yang menjadi dasar dari negara Indonesia yaitu kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia seakan tidak pernah tercapai. Sebab, semua manusia sibuk akan diri mereka sendiri, hidup dijadikan sebagai persaingan, sikut menyikut antar sesama seakan sudah menjadi bagian dalam menjalani kehidupan duniawi. Persaingan yang tidak sehatpun mulai menjalar di tengah masyarakat kita, sehingga yang terjadi timbulnya sifat iri, dengki dan sombong.
Berangkat dari persoalan-persoalan seperti inilah kami mencoba membentuk lembaga IS’AD yang bertujuan untuk mengcounter tendensi-tendesi moral yang terjadi di tengah masyarakat, sekaligus menciptakan masyarakat yang religius, dermawan, dan sejahtera. Masyarakat religius ditandai dengan jalinan hubungan yang baik dengan tuhan seperti ibadah, dzikir, dan do’a. Sedangkan sifat dermawan ditandai dengan kemurahan hati dalam menafkahkan sebagian hartanya kepada anak yatim, fakir miskin dan orang yang membutuhkan. Sedangkan sejahtera ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan, dan berkurangnya angka anak yang putus sekolah.

Bentuk Kegiatan
Bentuk-bentuk kegiatan yang diselenggarakan oleh IS’AD kami bagi menjadi tiga bidang, Pertama, bidang agama, Kedua, bidang sosial, Ketiga, bidang ekonomi.

1. Bidang Agama
Kegiatan bidang agama ini juga tediri dari dua bagian:
a. Majlis Dzikir
Majlis dzikir terdiri dari tiga kegiatan, yaitu, kegiatan Tariqah; kegiatan ini dilaksanakan setiap hari selasa di Pondok Pesantren ”ANNUR” dan di daerah-daerah lain yang telah ditentukan seperti di daerah Blora, Porwodadi, Tuban, dll. Mujahadah al-Wasilah, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari minggu di Pondok Pesantren ”ANNUR”, tiap-tiap tanggal 13 bulan Qamariyyah di masjid ”ANNUR” dan di daerah lainnya sebagai cabang. Pelayanan do’a dan tawassul yang diselenggarakan setiap hari jum’at di Pondok Pesantren ”ANNUR”. Dan bagi siapapun yang ingin tawassul agar selamat dan sukses usahanya bisa bergabung dilembaga ini langsung datang ke alamat lembaga maupun lewat telp, email ke alamat lembaga IS’AD.

b. Majlis Ta’lim
Majlis Ta’lim merupakan kegiatan pengajian umum yang dilakukan setiap hari minggu pagi di Pondok Pesantren ”ANNUR”. Pengajian ini membahas seputar masalah cara ibadah yang benar menurut syari’at, masalah hukum-hukum Islam dan masalah tasauf (cara mendekatkan diri kepada Allah).
Kegiatan-kegiatan keagamaan seperti di atas merupakan jawaban atas persoalan masyarakat dewasa ini yang kering dari sifat-sifat religius, sekaligus merupakan penyejuk rohani yang gersang diterpa kerakusan manusia dalam mengarungi kehidupan duniawi yang penuh intrik ini.

2. Bidang Sosial
Bidang sosial ini mencakup kepada kegiatan-kegiatan sosial yang di selenggarakan oleh lembaga IS’AD, kegiatan ini berperan besar dalam menciptakan kesejahteraan di tengah masyarakat. Seperti membantu para fakir miskin, yatim piatu, serta menyelenggarakan pendidikan gratis bagi anak yang tidak mampu. Penyelenggaraan pendidikan gratis ini dianggap perlu karena kami meyakini bahwa mustahil sebuah kesejahteraan lahir di tengah masyarakat tanpa di tunjang oleh pendidikan yang memadai.
Bentuk-bentuk kegiatan di atas kami tampung dalam sebuah wadah berupa pondok pesantren ”ANNUR”, di mana kegiatan dalam pondok pesantren ”ANNUR” merupakan wadah sekaligus solusi bagi para masyarakat yang mengalami kekeringan religiusitas dan tidak menemui kepuasan batin yang hakiki. Bentuk kegiatan dari pondok pesantren ”ANNUR” sendiri adalah menyelenggarakan pendidikan gratis bagi anak yatim piatu dan anak yang orang tuanya mengalami keterbatasan ekonomi, hal ini merupakan bukti keseriusan lembaga IS’AD dalam menuntaskan masalah pendidikan yang fundamental seperti terjadinya peningkatan putus sekolah ditengah masyarakat kelas menengah ke bawah. Selain itu, lembaga IS’AD melalui pondok pesantren ”ANNUR” yang dipimpin oleh KH. Afif Zuhri yang berperan dalam mencari solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang terkait dengan masalah penetapan hukum dan dalil-dalil yang berhubungan dengan masalah sosial-keagamaan.

3. Bidang Ekonomi
Kegiatan dibidang ekonomi ini mencakup kepada bagaimana menyejahterakan para anggota IS’AD pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Langkah-langkah yang dilakukan seperti menciptakan lapangan kerja sendiri, menyalurkan para tenaga kerja kepada relasi yang membutuhkan dengan modal kepercayaan dan memberikan bantuan modal usaha kepada para anggota IS’AD pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Kegiatan dalam bidang sosial ini juga diwujudkan dengan berupa pembentukan badan amil zakat, dimana badan amil zakat ini menampung seluruh zakat yang diberikan oleh masyarakat yang kemudian disalurkan kepada orang yang berhak menerima zakat. Sampai sekarang lembaga ini tetap eksis dalam menjalankan amanah masyarakat tersebut.

Pendiri
Mustahil sebuah lembaga akan lahir tanpa adanya sentuhan tangan yang dingin dari seorang pendiri yang juga merupakan seorang tokoh intelektual dibalik keberhasilan sebuah lembaga. Pendiri dari lembaga IS’AD ini adalah beliau Hadlrotissyekh KH. Muhammaad Afif Zuhri. Selaku Mursyid Thoriqoh Qodiriyyah, konsultan ilmu hikmah, Mujizil Mujahadah “Al-Wasilah Fi Jalbir Rizqi Wal Fadlilah” dan Pengasuh Pondok Pesantren ANNUR Pesisir Purworejo Bonang Demak. Sekaligus beliau juga berperan sebagai pembina dari lembaga IS’AD. Tugas yang berat dan tantangan yang berliku siap menghadang langkah beliau ke depannya. Sebab, setiap langkah yang mulia selalu mengalami hambatan dan rintangan dari berbagai pihak, baik rintangan secara sosial maupun rintangan secara ekonomi.
Keanggotaan
Keanggotaan dari IS’AD sendiri terdiri dari para alim ulama (Assalaf Assholihun Al-Amilun) yang terdaftar dalam organisasi IS`AD. Para santri dan pengikut beliau yang masih aktif mengikuti kegiatan-kegiatan IS`AD. Para jamaah “AL-WASILAH” Yaitu orang orang yang mengamalkan: Maulidir-Rasul Al-wasilah atau Manaqib Kubro, Al-faidlir-Rohmani. atau Mujahadah Al-wasilah fi jalbir-rizqi wal fadlilah. Qaum Muslimin wal-Muslimat yang mendaftar-kan diri sebagai anggota dan pendaftarannya di terima oleh pengurus. Qaum Muslimin dan Muslimat yang mintak di do`akan secara khusus.
Hubungan yang terjalin antar sesama anggota terjalin dengan kuat. Sesama anggota saling mendukung dan menunjang keberhasilan anggota lainnya, seperti memberikan support, baik secara moral maupun suppor secara ekonomi. Suppor secara moral berupa lantunan do’a-do’a (mujahadah) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren ”ANNUR”. Dengan diberlakukannya sistem kekeluargaan dalam lembaga IS’AD ini maka diharapkan semua anggota IS’AD atau orang yang tergabung dalam lembaga IS’AD bisa menyatukan fisi dan misi yakni menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.

Sumber Dana
Mustahil sebuah lembaga bisa berjalan dengan baik tanpa adanya sarana dan prasarana yang memadai, dan mustahil juga akan tercapainya sebuah tujuan mulia dari sebuah rencana (IS’AD) seperti menyejahterakan masyarakat tanpa adanya dana yang cukup. Dimana dana tersebut dijadikan sebagai modal sosial bagi masyarakat dalam menjalankan sebuah tugas mulia. Sumber dana tersebut diperoleh dari:
 Iuran anggota setiap bulan
 Bantuan sosial dari anggota.
 Bantuan sosial dari perorangan.
 Bantuan sosial dari Badan / Instansi
 Hibah, zakat , waqaf dan usaha lain yang halal.

Penutup
Lembaga ini dibentuk merupakan sebuah respon dari kegelisahan pendirinya atas persoalan masyarakat yang dari hari ke hari mengalami tendensi moral. Sifat-sifat religius yang merupakan simbol dari makhluk yang bertuhan seakan tergerus oleh perkembangan zaman. Sifat religius seakan luntur oleh kepentingan ekonomi. Sifat ukhuwah seakan dijadikan sebagai penghalang oleh masyarakat dalam menuju kesuksesan. Sifat saling menolong antar sesama-pun seakan menjadi aib di tengah masyarakat yang katanya modern ini.
Berangkat dari latar belakang diatas inilah lembaga IS’AD dibentuk, dimana diharapkan nantinya lembaga ini mampu menjadi solusi sekaligus penjawab dari persoalan-persoalan masyarakat yang tidak pernah sepi dari hiruk-pikuk tendensi moralitas, ekonomi, dan sosial. Dan diharapkan nantinya lembaga ini mampumenjadi inspirator dari terciptanya sebuah proses kesejahteraan di tengah masyarakat Indonesia. Sebab, sesuai dengan nama dan azaz yang di usung oleh lembaga ini yakni religius dan nasionalis.


Alamat Lembaga IS’AD
Purworejo RT. 04/ RW. 04 Bonang, Demak, Jawa Tengah

No. Rek. Lembaga
Rek. Bank BRI. Cab. Demak. 0016-01-009232-50-0 atas nama YPI “Annur”
Rek. Bank BNI. Cab. Demak. 0030638425 atas nama Pontren “Annur”
Alamat Website: http://indonesiadamai-sejahtera.blogspot.com
HP: 081390656783 (K.H. M. Afif Zuhri )
Telp: 082892606749 (Telp Kantor)