Rabu, 25 November 2009

bimbingan manasik

PANDUAN IBADAH HAJJI DAN UMROH

Bagi jama`ah hajji gelombang pertama biasanya datang di Madinah lebih dulu karena itu Jamaah harus mengambil kesempatan sebaik-baiknya terutama melakukan Sholat Arbain secara berjama`ah di Masjid Nabawi dan wajib ber- Ziyarah ke Maqam Rosulillah shollallahu alaihi wasallam

CARA BERZIYARAH DI MAKAM ROSULILLAH SAW
1.    Memberikan salam kepada Rosulillah SAW.dengan seghot sbb.
السلام عليك ايها النبي ورحمة الله وبركاته
2.    Kemudian  membaca
يا خير الرسل ان الله انزل عليك كتابا صادقا قال فيه " ولو انهم اذظلموا انفسهم جاؤك فاستغفروا الله واستغفر لهم الرسول لوجدوا الله توابا رحيما" وقدجئتك مستغفرا من ذنبي مستشفعا بك الى ربي. يا خير من دفنت بالقاع اعظمه فطاب من طيبهن القاع و الاكم نفسي الفداء لقبر انت ساكنه فبه العفاف وفيه الجود و الكرم

masalah sosial

Penyerahan Hewan Qurban




Dokumentasi: Panitia qurban bersama pendiri IS’AD sedang menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat Desa Purworejo, Kec. Bonang. Kab. Demak. pada tanggal 27/11/2009.
Berikut daftar nama-nama orang yang ikut berqurban pada hari raya Idul Adha 27/11/2009. yang disalurkan lewat panitia qurban.
  1. Hj. Tukul (Nurhidayah).            1 ekor kerbau                                      
  2. H. Bisyri                                   1 ekor kerbau
  3. Muallim                                    1 ekor kambing           
  4. H. Matuni                                 1 ekor kambing
  5. Sholikah                                   1 ekor kambing
  6. Mintona                                    2 ekor kambing
  7. H. Mukhlis                               1 ekor kambing
  8. Ma’mun                                   1 ekor kambing
  9. H. Syafi’I                                 1 ekor kambing
  10. Imron                                       1 ekor kambing
  11. Masitun                                    1 ekor kambing
  12. Rustandji                                  1 ekor kambing
  13. Amari                                       1 ekor kambing
  14. Mukhlisin                                  1 ekor kambing
  15. Muhthofa                                  1 ekor kambing
  16. H. Mukhlisin                             1 ekor kambing
  17. Musyafa’ah                              1 ekor kambing
  18. Zubaidah                                  1 ekor kambing
  19. Haris                                        1 ekor kambing
  20. Deni Ahmad Efendi                   1 ekor kambing

masalah fiqhiah


Kemungkaran

         Kemungkaran adalah  sesuatu yang sangat membahayakan terhadap siapapun yang melakukannya.  kemungkaran juga jauh lebih membahayakan dan menghancurkan terhadap orang-orang yang mengetahuinya tetapi tidak melarangnya sekalipun mereka tidak melakukannya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.
الخطيئة اذا خفيت لا تضر الا صاحبها واذا ظهرت فلم تغير ضرت العامة.

                                     رواه الطبراني في الاوسط
Artinya
         Kesalahan (kemungkaran) jika masih samar (tersenbunyi) maka bahayanya dirasakan oleh pelakunya, tetapi jika sudah menyebar / diketahui orang lalu tidak di brantas maka sangat membahayakan orang umum (  yang melihatnya tetapi tidak melarangnya ) HR. Thabarani  

Apalagi jika kemungkaran sudah berkembang dimana-mana, maka adzab dan dampak negatifnya semakin besar dan kuat.   
Adapun dampak negative atau adzab yang ditimbulkan dari kemungkaran antara lain ialah:
!. Masyarakat di pimpin oleh orang-orang yang tidak baik, sementara orang-orang yang baik tidak dipercaya dan do`anya tidak mustjab.
     Rasulullah SAW. bersabda 
لتأمرن بالمعروف ولتنهون عن المنكر او ليسلطن الله عليكم شراركم فيدعو اخياركم فلا يستجاب لكم  رواه البزار والطبراني

Artinya
    Sungguh kalian perintah kebaikan dan mencegah kemunkaran atau Allah membiarkan kalian dikuasai orang-orang jelek kemudian orang-orang yang baik berdo`a tetapi tidak mustajab do`anya.  HR.  Bazzar dan Thabarani

2.  Mendatangkan adzab dimana-mana (secara merata)
      Rasulullah  Saw bersabda:
ان القوم اذا راوو المنكر فلم يغيروه عمهم الله بعقاب
رواه ابو داوود والترميذي وابن ماجه والنسائ

Artinya
 Sesungguhnya masyarakat yang melihat kemungkaran lalu tidak mencegahnya maka Allah meratakan siksaan kepada mereka.  HR  Abu  dawud, turmudzi, ibnu majah dan Nasa`i
3.   Menjadikan desa hancur sekalipun masih ada orang-  orang  yang shalih.  
وعن ابن عباس رضي الله عنهما قيل يا رسول الله   اتهلك القرية وفيها الصالحون ؟ 
قال نعم. قيل: بم  يا رسول الله ! قال بتهاونهم وسكوتهم  علي معاصي الله .
           
Artinya
         Diceritakan dari shohabat Ibnu Abbas RA. Bahwa suatu hari shahabat bertanya pada nabi: Wahai Rasulullah apakah suatu desa bisa menjadi hancur, sementara masih ada orang-orang shalih? Rasulullah menjawab: ya, bisa menjadi hancur. Sahabat bertanya lagi: Sebab apa ya Rosul? Rasulullah menjawab: sebab mereka menganggap gampang dan diam terhadap kema`siatan yang berkembang dimana-mana.

            Oleh karena itu Allah dan Rosulullah Saw  mewajibkan agar kita secara tegas mencegah dan memberantas  kemungkaran supaya tidak terjadi bahaya dan  kehancuran di mana mana.
Melihat perkembangan  zaman  di mana kemung-karan  berkembang di mana mana bahkan berkembang dalam beribadah atau  tempat tempat peribadatan  sementara masyarakat banyak yang tidak tahu  sehingga mereka terjerumus dalam kemungkaran yang menyebabkan hancurnya Negara kita, bangsa kita dan generasi  generasi kita maka  Alfaqir  mengajak  kepada teman teman seagama  sebangsa dan seperjuangan untuk berda`wah dan mencegah kemungkaran tersebut di atas sebagai langkah awwal Alfaqir   berusaha memenuhi anjuran dan perintah Allah dan Rosulullah Saw. melalui tulisan yang memperkenalkan kemungkaran yang harus di hindari dan di jauhi oleh masyarakat agar mereka tidak terus menerus terjerumus dan terseret  dalam kemungkaran yang sangat membahayakan sebagaimana di sebutkan dalam kitab  AN-NASHOIH
واول واجب عند مشاهدة المنكر التعريف والنهي باللطف والرفق والشفقة.
Artinya
           Kewajiban pertama kali bagi orang yang melihat kemungkaran adalah mengenalkan kalau itu adalah kemungkaran dan mencegah / melarang dengan cara yang halus, lembut dan penuh kasih sayang.

jama'ah al-wasilah

MUJAHADAH AL-WASILAH FI JALBIR RIZQI WAL-FADLILAH

Mujahadah ini adalah salah satu amalan yang diamalkan oleh para anggota jama'ah al-wasilah yang diselenggarakan di Musholla An-nur pada tiap tanggal 13 BulanQomariyyah dan juga diamalkan oleh para santri di pondok pesantren An-Nur Pesisir Purworejo, Kec. Bonang, Kab. Demak, pada setiap hari minggu pagi ba'da subuh.

Selasa, 24 November 2009

Susunan Kepengurusan Lembaga IS’AD

Pelindung : Presiden RI
Penasehat : K. Muhammad Ridwan
Pembina : K.H. Muhammad Afif Zuhri
Ketua Umum : K. Muhsin Zuhri
Ketua I : Endrizal. S.Fil. M.A.
Ketua II : K. Maftuh Abdurrohim
Sekretaris I : Ilayya Zidta Riyya, S. Th. I
Sekretaris II : Turmuzi
Bendahara I : Ilya Layumha, SS.
Bendahara II : Hj. Ainun Nadlirah AH

Koordinator Lapangan:
Kabupaten Demak:
1. K.H. Ali Syukron
2. H. Khodirin
3. K.h. Muwaffaq

Kabupaten Jepara
1. Ky. Ulil-Albab
2. H. Kasturi
3. Mufti

Kabupaten Kudus
1. Ky. Nasyruddin Spdi
2. H. Sukadar
3. Drs. Saifuddin

Kabupaten Pati
1. KH. Haris.
2. Waluyo
3. Eni Rahmawati Am. Kebid.

Kabupaten Purwodadi:
1. K.H. Khumaidi
2. M. Ghozali
3. Abdul Majid

Kabupaten Blora:
1. K. Abdul Kohar
2. K. Musyaffak
3. K. Basuki Rahmad

Kabupaten Banjar negara
1. Tuslam. Amd.
2. Naryo
3. Waryono

Kabupaten Wonosobo
1. Hasan Anwar
2. Shdiqin. ST
3. Sukirman

Kabupaten Tuban
1. Ky. Shoubari
2. Ky. Abdul qohhar
3. Ustd. Muhyiddin

Kabupaten Bogor Jawa barat.
1. Sofyan Yudiantho Spd.
2. Hj. Sa`iyah

Jakarta
1. Ky. Muhammad Adib
2. Musyafaah. AH

Kalimantan
1. Ainul yaqin.
2. Muhimmatul Khoiroh.
3. Hj. Siti Khoiriyyah

Sumatera
1. Nor Qosim
2. Abdullah Mansur
3. Sucipto.
4. Muhammad Wusqo


Alamat Lembaga IS’AD
Purworejo RT. 04/ RW. 04 Bonang, Demak, Jawa Tengah

No. Rek. Lembaga
Rek. Bank BRI. Cab. Demak. 0016-01-009232-50-0 atas nama YPI “Annur”
Rek. Bank BNI. Cab. Demak. 0030638425 atas nama Pontren “Annur”
Alamat Website: http://indonesiadamai-sejahtera.blogspot.com
HP: 081390656783 (K.H. M. Afifuddin Zuhri )
Telp: 082892606749 (Telp Kantor)

PROFIL PENDIRI IS'AD

Muhammad Afif Zuhri, lahir di Demak pada tanggal 11 April 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan formalnya di Perguruan Islam Khoiriyyah Hajen margoyoso Pati pada tahun 1983 dan telah lama mengikuti pendidikan agama di beberapa Pondok Pesantren di antaranya ialah PP AL-AMIN Babalan Wedung Demak. PP Al-falah Meranggen Demak PP Bustanutholibin Hajen Margoyoso Pati, PP Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. PP Darul-ulum alsyar`iyyah Cirebon dll.
Semasa kecilnya beliau sangat tekun dalam menuntut ilmu, berpuasa, berdzikir dan mencintai pelajaran pelajaran agama seperti nahwu, shorof, fiqih tauhi, tashowwuf dan lain sebagainya, sehingga panggilan ulama` nahwu atau jumhurul ulama` dari teman-temannya sempat singgah pada dirinya.
Ketekunan dalam berpuasa dan berdzikir serta kecintaannya terhadap ilmu-ilmu tersebut ternyata tak pernah pupus, karena di usia remajanya beliau lebih giat mendalaminya serta mengamalkannya dengan menulis ilmu nahwu, shorof dan ilmu ilmu hikmah sebagai awwal karya tulisnya. Maka tidak lah heran jika teman-teman dan guru-gurunya memanggilnya dengan panggilan Sekh, Syaikhuna atau Sibawaih yaitu seorang Ulama` yang terkenal kealimannya di bidang ilmu Nahwu dan Shorof. Panggilan-panggilan besar tersebut bukan tanpa alasan, sebab, sanjungan-sanjungan yang di berikan oleh teman bahkan guru beliau sendiri itu muncul karena keahliannya, kemustajaban do`anya dan seringnya mengarang berbagai macam kitab. seperti kitab nahwu, shorof, tauhid, fiqih, kitab kitab ilmu hikmah dll. Karena sistematisnya kitab kitab yang di susun oleh beliau, mudahnya di faham oleh anak-anak kecil membuat para ulama` dan kepala kepala Madrasah diniyyah di kabupaten Demak simpatik dan sepakat menetapkannya sebagai kurikulum Pondok Pesantren dan Madrasah diniyyah sekabupaten Demak baik di lingkungan Departemen agama maupun di lingkunga LP MA`ARIF / NU. Penghargaan demi penghargaan telah beliau terima dari keberhasilan beliau dalam menulis dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul di tengah masyarakat.
Selain berprofesi sebagai penulis, beliau juga aktif mengajar di Madrasah Aliyah NU 3 Ittihad Bahari, menyjadi konsultan ilmu hikmah dan menjadi guru thoriqoh qodiriyyah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren “ANNUR” Pesisir Purworejo Bonang Demak, Beliau juga aktif berorganisasi di masyarakat seperti: menjabat sebagai
1. Ketua IPPNU Ranting Purworejo Bonang Demak (Th 1985-1990)
2. Wakil Roìs suriyah NU ranting Purworejo Bonang 2 periode ( Th 1990-2000)
3. Rois suriyah NU, Ranting Purworejo Bonang 2 Periode ( Th 2000- 2010 )
4. Penasehat Yayasan Pendidikan NU: ITTIHAD BAHARI Purworejo Bonang Demak molai th 1999.
5. Ketua Yayasan Pendidikan Islam “ANNUR” Pesisir Purworejo Bonang Demak.molai th 1992
6. Pimpinan Jama`ah “AL-WASILAH” dan Mursyid / guru thoriqoh Qodiriyyah
7. Nadhir Masjid Jami` “BAITUR-ROHMAN” Kongsi Purworejo Bonang Demak molai Th 1986
8. Pendiri lembaga sosial kemasyarakatan INDONESIA SEJAHTERA AMAN DAN DAMAI (IS`AD) dan lain sebagainya.

Bentuk perhatian beliau dalam urusan agama beliau dedikasikan dalam bentuk karya-karya tulisnya antara lain ialah:
1. Al-Mabadi` Asshorfiyyah (Kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) Abi Baha` Demak 1995.
2. .Metode Praktis belajar dan memahami bahasa Al-qur`an ”Mizani” (Kurikulum Madrasah Aliyah Ittihad Bahari ) , YPI ANNUR, Demak ,2000.
3, Metode Praktis belajar membaca Al-qur`an dengan ”BAYANI” ( kurikulum TPQ ANNUR ) YPI ANNUR, Demak 1986.
4. Siir Tajwid Praktis (Kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) Abi Baha` Demak 1996.
5. Metode Praktis mentartil Al-qur`an dengan ”TARTILA”
6. Siir Tauhid Moderen (Terjemahan kitab Aqidatul awwam, kurikulum Madrasah Diniyyah sekabupaten Demak) YPI ANNUR, Demak 1996.
7. Syi`ir Mu`taqod (Kurikulum Madrasah diniyyah salafiyyah Annur) YPI ”ANNUR Demak
8. Beografi Nabi Muhammad Saw (syiir berbahasa Indonesia dan siir berbahasa Jawa Abi Baha` Demak 1999)
9. Tata kramane wong luru Ilmu (Syi`ir Ni`mat berilm)
10. Syiir Ilmu Nahwu Praktis (Kurikulum Madrasah Diniyyah salafiyyah “ANNUR” )
11. Al-Amtsilatun Nahwiyyah Kurikulum Madrasah diniyyah salafiyyah “ANNUR” )
12. Al-Faidliyyah Fi Dzikri Thoriqotil Qodiriyyah Wan-naqsyabandiyah Wasyadziliyyah.
13. Al- Aurodul yaumiyyah fi tahsilil mawahibil-ladunniyyah
14. Jalbul-Arzaqil wasi`ah biqiroati surotil waqi`ah.
15. Dlou`ul-farsyi fi fadhoili du`ail `arsyi
16. Nailil qodr fittawassul bi Ahlil badr

Di masa dewasanya beliau sudah di kenal sepagai Ulama` salaf yang moderen, kreatif, aspiratif, responsif, inofatif dan kritis. Para santri dan para pengikutnya meyaqini bahwa beliau adalah sosok panutan yang bila di pandang dari sisi keilmuannya beliaau adalah seorang ilmuwan, bila di pandang dari sisi ibadah tampak beliau adalah ahli dzikir dan beribadah, di pandang dari sisi ide-idenya selalu muncul untuk membahagiakan ummat dan terbukti memberikan manfaat bagi mereka terutama kaum dluafa` .
Pada tahun 1985 beliau pulang dari pesantren, melihat sebagian besar masyarakatnya belum mengenal pendidikan agama terpanggillah beliau untuk mewujudkan pendidikan keagamaan yang mantab, lalu beliau mendekati orang-orang yang belum tahu tentang sholat serta mengenalkan dan mengajarkan sholat kepada mereka, setelah mereka tahu tentang sholat lalu beliau mengajaknya untuk membangun Musholla, maka terbentuklah Musholla ”ANNUR” lengkap dengan pengajian orang-orang tua setiap hari ahad.